Logo KIMA
Beranda
Profil PerusahaanVisi Misi dan Tata NilaiDireksiDewan KomisarisStruktur OrganisasiPenghargaanVirtual Tour
Bisnis Kami
Pengadaan Barang & JasaKarirPPIDKIMA News
Pedoman Tata KelolaWhistleblowing System (WBS)Laporan TahunanProgram TJSLInternal Audit CharterPengaduan
TMS

Pilih titik awal

Lokasi AndaBandaraPelabuhanPintu gerbang tol utama TamalanreaGerbang utama Biringkanaya
Hubungi Kami
Mulai Percakapan

Siap Berkembang Bersama Kami?

Tim KIMA siap membantu kebutuhan lahan, utilitas kawasan, dan peluang kolaborasi strategis di Makassar.

Email Kami
Virtual Tour
Logo KIMA

Kawasan industri terintegrasi untuk pertumbuhan manufaktur, logistik, dan investasi strategis di gerbang timur Indonesia.

SmartModernGreen

Member of Danareksa

Navigasi Cepat

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Bisnis Kami
  • Visi & Tata Nilai
  • Direksi
  • Virtual Tour

Kantor Pusat

PT Kawasan Industri Makassar

Jalan Perintis Kemerdekaan KM 15 Daya,
Makassar 90241

Buka Google Maps

Hubungi Kami

Email

marketing@ptkimamakassar.co.id

Telp.

+62 411-510-158

Faks.

+62 411-510-098

Media Sosial

© 2026 PT Kawasan Industri Makassar. Seluruh hak cipta dilindungi.

Makassar Industrial Estate

marketing@ptkimamakassar.co.id
Kembali ke Newsroom
Media & BeritaCorporate

Pahlawan Itu Tidak Selalu Bernama

Admin

Tim Publikasi KIMA • 20 November 2025

Published

20 November 2025

Pahlawan Itu Tidak Selalu Bernama
Pahlawan Itu Tidak Selalu Bernama

Oleh: Alif Usman Amin, Direktur Operasional dan Pendukung PT KIMA 

Sudah lebih dari dua pekan sejak Upacara Hari Pahlawan berlangsung di halaman kantor PT Kawasan Industri Makassar, bagian dari Holding BUMN Danareksa. Waktu sudah terus berjalan, aktivitas kawasan sudah kembali seperti biasa, tetapi suasana pagi upacara itu masih tertinggal dalam ingatan banyak orang di sini. Upacaranya sederhana, tidak ada seremonial mewah, hanya bendera merah putih naik perlahan, lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama, dan sirene hening cipta yang membuat Kawasan Industri Makassar yang biasanya ramai mendadak benar-benar senyap.

Momen itulah yang kemudian terasa panjang. Selama satu menit, semua orang berhenti dari rutinitasnya dan seakan diberi kesempatan untuk mengingat, bahwa negeri ini pernah diperjuangkan dengan seluruh tenaga. Sekarang adalah tanggung jawab kita semua untuk menjaganya agar tetap utuh dan mampu berperan strategis dalam era industri global.

Amanat pembina upacara pagi itu menyampaikan kalimat yang sederhana tetapi menancap kuat, pahlawan tidak selalu terlihat. Banyak pahlawan hidup di sekitar kita, hanya saja kita jarang menyebut mereka seperti itu. Kalimat itu terasa sangat relevan untuk tempat seperti Kawasan Industri Makassar. Kita sering mengagumi tokoh besar dalam sejarah, tetapi jarang memperhatikan orang-orang yang memungkinkan industri ini tetap berjalan dari hari ke hari.

Di fasilitas WWTP misalnya, ada petugas yang mengawasi pengolahan air limbah sejak pagi hingga malam. Mereka memastikan proses industri tidak merusak lingkungan sekitar. Mereka jarang tampil di foto portal perusahaan, tetapi kelalaian sekecil apa pun dari mereka bisa berdampak besar bagi kawasan dan masyarakat sekitar. Di reservoar dan jaringan air bersih, ada tim yang bekerja memastikan suplai air ke tenant tetap stabil. Suplai air yang kita anggap wajar itu ternyata ada karena mereka menjaga tekanan, kualitas, dan keberlangsungan jaringan setiap hari.

Di depo kontainer, aktivitas logistik berjalan tanpa henti. Petugas mengatur kontainer, memeriksa dokumen, dan mengoordinasikan kendaraan agar alur produksi dan distribusi tenant tidak terhambat. Tidak ada yang menyoroti beban kerja mereka, tetapi kalau depo berhenti satu jam saja, operasional industri bisa langsung terganggu. Hal serupa terlihat pada tim pemeliharaan jalan kawasan dan drainase. Jalan yang rapi, taman yang terawat, dan selokan yang lancar bukan terjadi begitu saja. Ada orang-orang yang datang sebelum kita tiba di kantor untuk memastikan semuanya siap digunakan.

Mereka semua bekerja tanpa sorotan. Tidak ada upacara untuk menyebut nama-nama mereka. Tidak ada panggung khusus untuk merayakan kontribusi mereka. Namun Kawasan Industri Makassar ini justru ditopang oleh pekerjaan mereka yang mungkin terlihat biasa, tetapi sebenarnya sangat penting. Kalau kepahlawanan didefinisikan sebagai memberi tanpa menuntut imbalan, maka banyak pekerja di kawasan ini sebenarnya sedang melakukan itu setiap hari.

Sesudah upacara Hari Pahlawan selesai, semua kembali ke tugas masing-masing. Mesin mulai terdengar lagi, truk kontainer kembali masuk dan keluar, dan pertemuan kantor kembali berlangsung. Tidak ada perubahan fisik yang terlihat, tetapi banyak orang sepakat bahwa upacara itu membuat kita melihat pekerjaan kita dari sudut yang berbeda. Kita sadar bahwa pekerjaan sehari-hari ini ternyata punya makna lebih besar daripada sekadar rutinitas.

Setiap orang yang bekerja menjaga fasilitas kawasan, menjaga suplai air, mengolah limbah, mengatur logistik, membersihkan gedung, menjaga keamanan, mengelola administrasi, hingga menangani kebutuhan pelanggan di kantor, semuanya sedang memegang satu bagian penting dari stabilitas ekonomi dan keberlangsungan banyak keluarga. Nilai itu yang mungkin selama ini luput dari perhatian, karena kita sudah terlalu terbiasa menyebut “bekerja” seperti sesuatu yang biasa saja.

Hari Pahlawan mengingatkan kita bahwa perjuangan memang berubah bentuk. Masa perjuangan fisik melawan penjajahan sudah selesai. Tetapi perjuangan menjaga Indonesia agar tetap kuat, stabil, aman, dan dihormati bangsa lain masih berlangsung, dan hal ini dilakukan lewat aktifitas yang kita lakukan setiap hari. Disiplin datang tepat waktu, bekerja dengan jujur, menjaga lingkungan perusahaan tetap aman, dan menjalankan tugas tanpa perlu diperintah ulang juga bagian dari cinta tanah air.

Itu sebabnya, pahlawan hari ini tidak harus terkenal. Tidak harus punya nama jalan. Tidak harus jadi tokoh nasional. Pahlawan hari ini bisa siapa saja yang menjalankan tugasnya dengan benar, bahkan ketika tidak ada yang melihat. Dan jika ada tempat yang paling dekat untuk menemukan contoh pahlawan zaman sekarang, Kawasan Industri Makassar adalah salah satunya.

Hari Pahlawan memang sudah berlalu, tetapi maknanya tidak berhenti pada tanggal 10 November. Maknanya justru terasa di hari-hari setelah itu, ketika kita kembali ke rutinitas dan menyadari bahwa apa yang kita kerjakan setiap hari ikut menentukan arah masa depan Kawasan Industri Makassar ini, dan pada akhirnya, ikut menentukan masa depan negeri ini juga.

Pahlawan masa lalu memperjuangkan kemerdekaan. Pahlawan masa kini memastikan kemerdekaan itu memberi kehidupan yang layak. Dan siapa pun yang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, baik di WWTP, reservoar, depo kontainer, kantor pusat, lapangan operasional, atau fasilitas lainnya, sedang mengambil bagian dalam perjuangan itu.

Indonesia berdiri hari ini bukan hanya karena sejarah, tetapi karena orang-orang yang bekerja sungguh-sungguh untuk masa depannya.

Bagikan berita:

Berita Terkait

Baca juga update terbaru lainnya dari KIMA

Hari Pelanggan Nasional 2026
NewsTenant

04 September 2026

Hari Pelanggan Nasional 2026

PT KIMA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenant yang telah menjadi bagian dari perjalanan PT KIMA. Semoga hubungan baik yang telah terbangun dapat terus tumbuh, saling mendukung,

Baca selengkapnya
Pengumuman Lelang Pekerjaan Pembangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) PT KIMA Luas 1008 m2 Jl. KIMA 20
NewsLELANG

26 Agustus 2026

Pengumuman Lelang Pekerjaan Pembangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) PT KIMA Luas 1008 m2 Jl. KIMA 20

Penguman Lelang Ulang Pekerjaan Pembangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) PT KIMA Luas 1008 m2 Jl. KIMA 20

Baca selengkapnya
PT KIMA Gelar In House Training ISO 45001:2018 Awareness, Perkuat Pemahaman SMK3 Seluruh Insan Perusahaan
News

19 Agustus 2026

PT KIMA Gelar In House Training ISO 45001:2018 Awareness, Perkuat Pemahaman SMK3 Seluruh Insan Perusahaan

PT KIMA menggelar In House Training ISO 45001:2018 Awareness selama dua hari pada 5–6 Agustus 2026 secara hybrid, dengan pemateri dari PT Surveyor Indonesia Cabang Makassar. Pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran bagi seluruh insan perusahaan untuk memahami prinsip dan persyaratan ISO 45001:2018 dalam mendukung penerapan SMK3. PT KIMA berkomitmen agar K3 semakin terintegrasi dalam aktivitas kerja sehari-hari demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Baca selengkapnya
Lihat Semua Berita